Mengartikan Pecinta Alam secara harfia berarti mengartikan dua kata dasar cinta dan alam, jika mengartikan dan menjabarkan kata cinta pasti akan luas dan banyak orang yang berbeda-beda mengartikan dan mengeplementasikannya. kata alam sendiri cenderung hanya sebagai objek juga mengalami degradasi arti, alam cenderung hanya di batasi pada area liar yang tidak ada penghuni manusia.
Tampilkan postingan dengan label Sentil. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sentil. Tampilkan semua postingan
5 Tahun
Akan masih terus sama seperti sebelum-sebelumnya, selama itu masih dalam naungan nama politik.
nb: baca dari bawah ke atas
nb: baca dari bawah ke atas
Bercocok tanam, makan dan terus hidup
Negara agraris adalah negara yang sebagaian besar penduduknya bermata pencaharian pada sektor pertanian, dan Indonesia adalah negara agraris terbesar (dulu), tapi entah sekarang. bagaimana tidak, lahan-lahan pertanian kini berubah menjadi perkebunan beton. rumah-rumah berjejer, pabrik menjulang, gedung-gedung tinggi yang entah rakyat bagian mana yang mampu menikmati.
Sebagai manusia yang lahir dan besar di negara agraria ini, aku juga sempat bercita-cita menjadi petani (sampai sekarang juga masih berkeinginan). kenapa sangat ingin bertani? seperti kata orang samin di jawa tengah yang aku lihat di youtube, meraka hidup dari alam dan pertanian. nasi mereka menanak dari beras yang mereka tanam, sayur mayur mereka ambil dari sawah dan yang mereka tanam atau barter dengan tetangga, daging dan ikan mereka pelihara sendiri, sisanya baru mereka jual. begitu juga dengan air dan sumber api, semua mereka dapat dari alam, mereka ambil sesuai kebutuhan mereka.
Seperti itulah alasanku ingin menjadi petani, nasi tinggal menanak dari beras hasil sawah sendiri
Bibir dan ucapannya
Masih percaya kah pada perkataan orang?
pernahkah tertipu dengan ucapan manusia?
pernahkah perkataan orang selalu benar?
Angkot dan wanita
Angkot atau angkutan kota, siapa yang tidak mengenalnya? atau sekedar pernah melihatnya. terlebih bagi yang sering berkendara di jalan pasti pernah punya pengalaman perjalanan yang bersinggungan dengan angkuta umum ini.
lima kotak
Ini minggu pagi yang biasanya masih asik tidur dengan lelap bahkan meski tidur sedari sore, entah kenapa pagi ini terbangun dan tidak mengantuk sama sekali. hanya saja sedari bangun di awali karena kebelet berak yang kemudian dengan sukses terlaksanakan dengan manis tanpa perjuangan yang berarti. dan adakah korelasinya semua itu? aku rasa sangat tidak.
Jangan lupa bahagia
Agak tergelitik mendengar jargon itu, "jangan lupa bahagia". Saya rasa bahagia bukan tentang lupa dan ingat seperti makan dan minum, yang terkadang kita harus makan saat lapar tapi kita lupa, bukan seperti harus minum saat haus yang sering kita lupa untuk minum.
(bukan) Anak Gunung
.
.
.
.
.
.
.
seperti yg sudah-sudah meski belum disudahi, anak kegunung-gunungan makin hari makin ngehits seiring tayangan yang ke etventur etventuran. dan kembali jadi terend julukan anak gunung, anak pantai, anak panjat.
1 solusi multy trouble
dari semua artikel yang ada, mengkerucut pada satu nasehat,.Sabar..
Pernah punya masalah gak sih? pasti pernah lah,.. itu pun kalau kalian masih hidup..
iya.. semua manusia pasti pernah punya masalah dan mungkin sekarang pun sedang punya yang berarti sedang bermasalah, mungkin...
"Salah satu tanda manusia hidup adalah ia masih punya masalah untuk diselesaikan"
Mendaki bukan Wisata (bukan mawar part.2)
saat ini saya sedang duduk, duduk di kursi, ada meja di depan saya dan tentu saja ada leptop. iya.. saya sedang di kantor, jangan nanya kenapa saya jadi mengantor lagi, karena saya sedang males njelasinnya. kapan-kapan saja saya jelasin, itu klo kalian masih pengen tau.
saya juga ndak lagi mau ngomongin mawar, ya lagi ndak mau aja, kasihan ntar mawar disana ndak tenang hidupnya diomongin orang di negaranya sendiri.
tadi saya sedang pup, kenapa saya pup? ya karena kebelet. di pup tadi ndak kepikiran si mawar, ya ngapain juga mikirin si mawar pas pup. tadi itu saya kok kangen, iya kangen naek gunung, kangen jalan pelan2 nggendong tas segede gaban, berpeluh, ngos-ngosan. duduk dulu nyante nikmatin hutan yang tenang, ya kangen itu saya. tapi kok saya pikir-pikir udah susah mau kyk gitu, bukan susah tenaga, saya masih kuat lah bawa tas tapi ya yang lebih kecilan dikit. bukan juga susah napas, saya emang pendaki selow, ndak buru2 nyampe yang penting enjoy. yang penting juga udah nyiapin fisik sebelum naek.
Gunung tak lagi sunyi
Seperti
biasa, seharusnya sudah aku packing perlengkapan dan logistic di tas ceril..
Ya
seharusnya seperti biasa melarikan diri ke gunung saat suntuk dengan hiruk
pikuk hidup, sekedar bermalam kedinginan, sekedar menikmati kopi yang kadang
racikannya tak begitu enak, tapi terasa begitu nikmat saat berada diatas sana.
Ya
hanya sekedar bercerita dengan kawan, bahkan cerita yang sama yang pernah kami
bicarakan di café di tengah hiruk pikuk, tapi cerita itu lebih nikmat terdengar
di atas sana.
Menghisap
rokok yang sama, yang biasa kami hisap di warung kopi kota. Rokok merek yang
sama, tapi di atas sana satu hisapan begitu terasa sangat berharga untuk tidak
benar-benar dinikmati. Sesekali benar-benar menghisap dalam-dalam asap rokok
lalu dihembuskan panjang-panjang.
Langit
malam di atas sana tak selalu indah sebenarnya, bintang-bintang tak selalu
terlihat terang di hamparan langit gelap, ya tak seterang lampu-lampu kendaraan,
tak segemerlap lampu-lampu gedung di kota. Tapi pada bintang-bintang di atas
sana kami biasa menggantungkan mimpi-mimpi
Tapi..
Gunung sekarang tak lagi sunyi, gunung sekarang sama hiruk pikuknya dengan kota. Gunung
bukan lagi tempat melarikan diri dari ramai, bukan lagi tempat pergi dari kepadatan.
Lalu
kemana lagi aku harus lari? Dimana lagi tempat sunyi?
….
….
…….
………
Aku
sudah menemukan tempat sunyi..
Ya
di sini aku masih bisa menikmati kopi dan asap rokok..
Ya
di sini..
Di
kamar ini tempat sunyi yang tersisa..
bedroom,
January 4, 2015
Rindu kematian
Mungkin banyak orang yang takut akan
kematian ataupun enggan membicarakan kematian, tapi bukankah hidup adalah antri
untuk mati? Mengantri yang tak tau berapa urutan kita, yang tak tau berapa lama
kita menunggu. Tapi yang pasti kita menunggu mati.
Saat mengantri pasti ingin segera
tiba gilirannya, dan bagiku seharusnya seperti itulah manusia. Tapi entah
kenapa kebanyakan orang enggan membicarakan kematian, terdengar tabu..
Ya memang aku belum pernah merasakan
kehilangan karena kematian, benar-benar merasakan kehilangan. Meskipun sudah
ada beberapa teman ku yang sudah meninggal tapi kehilangan itu tentu berbeda
dengan yang dirasakan oleh keluarganya. Dan yang pasti aku akan merasakan itu yang
entah kapan.
Ada kalanya aku iri pada
mereka-mereka yang telah tiada, ya iri pada mereka yang telah tiba giliran saat
mengantri. Mereka-mereka yang telah tiada terasa sangat begitu dikagumi, dipuji
dan kemudian beberapa lama sangat begitu di rindukan dan diharapkan. Hingga terlupa
dengan yang masih ada.
Dan begitulah.. "jangan bersedih
kalian yang telah tiada, karena kesedihan milik kami yang engkau tinggalkan,
berbahagialah kalian yang telah tiada karena selalu kami kenang dan kami
rindukan.."
Kehidupan semakin aneh
Aku
rasa memang benar adanya, kehidupan ini semakin aneh. Ya semakin aku tua
semakin aneh kehidupan ini. Begitu banyak orang menginginkan sesuatu tapi entah
karena apa dia gak mau hal itu. Atau mereka mengeluh dengan apa yang telah
dikerjakan, tapi masih saja dilakukan berulang-ulang dan terus-menerus. Aneh
Acara-acara
televisi begitu aneh, entah itu sinetron, talkshow atau entah apapun itu nama acaranya,.
Ya gak sedikit penonton yang mengeluh bahkan mencaci buruknya acara, berdampak
buruknya acara, tapi.. mereka masih saja rutin menonton.. aneh
Keanehan
terkadang menimbulkan ketidak adilan aku rasa, iya tidak adil,.
Percerain
keanehan yang luar biasa menurutku, jika alasan ketidak cocokan kenapa bisa
terjadi setelah menikah? Lalu apa yang terjadi sebelum memutuskan menikah?
Jika
selingkuh ketika telah menikah, kenapa dilakukan? Tapi ketika aku mendengar alasan
dari pelaku selingkuh, aku sendiri gak bisa memberi penjelasan untuk membantah alasan
mereka, meskipun aku juga tidak membenarkan alasan mereka. Aneh..
dan
tidak jarang pula aku mendengar cerita tentang ketidak nyamanan pernikahan, ya
cerita betapa tidak enaknya menikah, mereka bilang lebih enak single, lebih
asik sendiri. Tapi anehnya setelah berpisah mereka menikah lagi. Aneh
berita-berita
dimedia banyak yang berbeda antara media satu dan lainnya, dan anehnya tiap
berita punya orang-orang sendiri yang mempercayainya, entah atas dasar apa
mereka percaya, meski telah tau ada perbedaan. Bahkan masing-masing sampai
begitu ngotot membelah dan membenarkan berita yang dipercaya. Aneh
dan
entah lah apa lagi yang aneh, yang agak sulit aku menuliskannya, begitu juga
tulisan ini. Aneh
Pengemis Tua
![]() |
| Stasiun Kereta Api Lawang |
Siang itu ingin menjemput seseorang di bandara
juanda surabaya, bermaksud menekan pengeluaran alias ngirit maka untuk menuju
kesana menggunakan skenario naik kereta api turun wonokromo lalu naik bus
jurusan bungurasih-bandara, tapi skenario tidak berlaku untuk pulangnya, 2
sheet travel sudah dipesan sebelumnya.
Tiket kereta api seharga 3ribu rupiah sudah
ditangan, sambil menunggu kereta datang aku duduk disalah satu bangku tunggu,
disitu sudah ada 2 orang laki-laki,
Hotel sakit
Awalnya heran saat menjenguk kawan yg sudah seminggu menginap dirumah sakit, yg aneh dy sudah seminggu tp dokter tidak tau apa penyakitnya, padahal semua pemeriksaan dan test sudah dilakukan, bahkan kawan saya itu tidak mengeluh sakit apapun,
Klo yg bertanya lalu kenapa dia masuk rumah sakit?
Penyebabnya pagi2 stelah sholat subuh dy tiba2 pingsan dan kejang, segeralah sama kawan2 yg lain dibawa ke rumah sakit. (bisa simpulkan sendiri knp sebenarnya ;) . Jika memang pasien tidak mengeluh sakit dan tidak ditemukan penyakit atau penyebabnya kenapa harus sampai lama menginap? Duinfus pula.
Langganan:
Postingan (Atom)
Baca Juga
Embun awan #1
Satu persatu barang bawaan yang terbungkus rapi di masukan kedalam tas ransel yang telah dibelinya setahun yang lalu dan jarang dipergunaka...
Paling banyak di baca
-
Sekarang gunung tidak lebih dari studio foto pemuas eksistensi media sosial Entah gambar di atas penyebutan nya apa, lettering kah? f...
-
ingin menulis mana dulu ini tadi? yang ini aja mumpung lagi inget dan sedang sangat mau ada sebuah tulisan yang di awali dengan kat...
-
“Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh dari itu melibatkan perasaan, yang bersamaku ketika sunyi” Pidi Baiq Sep...
-
Dulu kita begitu mudah bersama Masalah dunia bukanlah kendala Yang jadi kendala hanya rupiah bukan penghalang kita berjumpa Kini kau dimana ...
-
Jadi teringat penuturan seorang kawan waktu itu, s aat kami sedang berada di salah satu kedai di bandara udara sedang menunggu jadwal pener...
