Tampilkan postingan dengan label celoteh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label celoteh. Tampilkan semua postingan

Romansa Pagi Menuju Sekolah

Bukan cerita remaja pria 

bersama perempuan pujaannya

Dengan Seragam yang sama

diatas kendaraan roda dua pemberian orang tua


ini cerita Pria paruh baya

disela waktu pagi

Berdua menuju sekolah

mengejar mimpi


Menembus macet kota

klakson bersautan mengiringi

Perlahan menuju sekolah

mengantar sang putri


Menjadi nikmat sendiri

membagi waktu hari ini

beban sejenak hilang

Nanti kembali dikejar


Menuju Tua

Dulu kita begitu mudah bersama

Masalah dunia bukanlah kendala

Yang jadi kendala hanya rupiah

bukan penghalang kita berjumpa


Kini kau dimana

mereka kemana

menghadapi urusan sendiri

Banyak yang harus dipenuhi

waktu kita banyak tercuri


Kita bukan saling lupa

dunia kita yang berbeda

tak lagi kita hidup sendiri

Ego kita harus dikebiri


entah kapan lagi kita jumpa

hanya waktu yang menjawabnya

Kelak kau tak akan datang sendiri

kelak kita jumpa membawa anak istri


Kita bukan saling lupa

dunia kita yang berbeda

tak lagi kita hidup sendiri

Ego kita harus dikebiri

Memaknai kembali cinta dan alam

Mengartikan Pecinta Alam secara harfia berarti mengartikan dua kata dasar cinta dan alam, jika mengartikan dan menjabarkan kata cinta pasti akan luas dan banyak orang yang berbeda-beda mengartikan dan mengeplementasikannya. kata alam sendiri cenderung hanya sebagai objek juga mengalami degradasi arti, alam cenderung hanya di batasi pada area liar yang tidak ada penghuni manusia. 

5 Tahun

Akan masih terus sama seperti sebelum-sebelumnya, selama itu masih dalam naungan nama politik.

nb: baca dari bawah ke atas


Bercocok tanam, makan dan terus hidup

Negara agraris adalah negara yang sebagaian besar penduduknya bermata pencaharian pada sektor pertanian, dan Indonesia adalah negara agraris terbesar (dulu), tapi entah sekarang. bagaimana tidak, lahan-lahan pertanian kini berubah menjadi perkebunan beton. rumah-rumah berjejer, pabrik menjulang, gedung-gedung tinggi yang entah rakyat bagian mana yang mampu menikmati.

Sebagai manusia yang lahir dan besar di negara agraria ini, aku juga sempat bercita-cita menjadi petani (sampai sekarang juga masih berkeinginan). kenapa sangat ingin bertani? seperti kata orang samin di jawa tengah yang aku lihat di youtube, meraka hidup dari alam dan pertanian. nasi mereka menanak dari beras yang mereka tanam, sayur mayur mereka ambil dari sawah dan yang mereka tanam atau barter dengan tetangga, daging dan ikan mereka pelihara sendiri, sisanya baru mereka jual. begitu juga dengan air dan sumber api, semua mereka dapat dari alam, mereka ambil sesuai kebutuhan mereka.

Seperti itulah alasanku ingin menjadi petani, nasi tinggal menanak dari beras hasil sawah sendiri

Tiba Waktu

Ingin segera tiba waktu dimana kita bisa membicarakan bagaimana cara menanam dan merawat pohon, agar terus tumbuh yang tidak hanya meneduhkan kita, tidak hanya bermanfaat bagi kita berdua saja.


Pohon rindang yang terus tumbuh, yang juga meneduhkan orang-orang disekitar kita, Pohon ridang yang juga bermanfaat bagi orang-orang disekeliling kita.

Tidakkah kamu juga memikirkannya?

jika tidak

Rindu

"kenapa kau tak merindukan ku?" ucapnya sambil memainkan sendok didalam gelas.

"menjauhlah agar aku bisa merindukanmu" ujar ku setelah meminum hampir separoh kopi di gelas.

"jadi kamu ingin kita berjauhan?" tanyanya lagi sambil menyerungut.

"tidak, aku hanya ingin merasakan rindu" jawabku sambil menghabiskan kopi.







Sepenggal cuplikan tugas bahasa indonesia

3 bulan (lagi)

Tiga angka ganjil yang kedua, angka yang akhir-akhir ini saling menyangkut paut. Entah memang terpaut atau hanya kebetulan dan mungkin hanya teori cocokologi. tiga termasuk jenis angka setelah dua dan sebelum empat, membicarakan angka berarti menyangkut suatu jumlah. 

mungkin saja hanya kebetulan yang dicocok-cocokan, dari yang ketiga kalinya sampai dengan tiga bulan lagi. 

Embun awan #1

Satu persatu barang bawaan yang terbungkus rapi di masukan kedalam tas ransel yang telah dibelinya setahun yang lalu dan jarang dipergunakan, sejenak dia berhenti mengingat barang apa yang terlupa.

"jadi kapan kamu berangkat?". tanya embun yang sedari tadi hanya melihat awan mengepak barang.

"hari ini yang pasti". jawab awan singkat sambil melanjutkan packing.

"kamu beneran akan pergi?" tanya embun lagi

Esok


kicau sejak dari pagi
tidak lelah menyusur hari
tanpa harus berlari
semua akan terlewati

Hangat selepas hujan


Hujan belum benar benar redah sayang,
tetesnya masih cukup membuatmu basah
duduklah sini bawa kopi hangat yang ada di meja.
aku bukan ingin membicarakan apa-apa
apalagi soal kekasihmu yang masih saja kamu bersamanya.
duduk sajalah disebelah

Bapak #3

Dua penggal tulisan yang aku posting lebih dari setahun yang lalu yang berjudul Bapak#2, tulisan lengkap masih ada di secarik buku. memang dengan sengaja aku ikutkan give away dari produk gitar nasional Genta Guitar melalui akun instagram nya, dan dengan sengaja pula berharap bisa menjadi lagu, itu saja. yang bahkan aku gak tau apa hadiahnya.

Bibir dan ucapannya

Masih percaya kah pada perkataan orang?

pernahkah tertipu dengan ucapan manusia?
pernahkah perkataan orang selalu benar?

June (Juni)

Bulan dimana setelah bulan mei yang pada nyatanya bulan sebelum bulan juli. Ditiap-tiap kita pasti akan punya kisah tersendiri di bulan juni, meski berbeda tapi di bulan lain kita juga punya kisah tersendiri.

Jadi bukan menyoal bulan istimewa atau biasa, seperti halnya kamu, mereka dan kita yang masing-masing punya kisah yang berbeda atau mungkin saling bertautan. begitu juga dengan juni yang punya kisahnya sendiri.

Tapi setidaknya juni telah setengah dari tahun ini, begitu juga di tahun kemarin, juni selalu jadi setengahnya. dengan begitu tidak lama lagi di penghujung tahun, lalu berganti lagi. jadi jangan terlalu terkejut dengan cepatnya pergantian, apapun itu.

Semua hal akan dengan cepat berganti, jika kamu bukan yang begitu tidak masalah sebenarnya, hanya saja akan seperti orang bodoh yang jauh tertinggal dengan perubahan dan pergantian.

Jadi jangan terkejut dengan tiba-tiba kamu sudah tergantikan ataupun nyatanya aku yang sudah tergantikan begitu saja.

Setelah (lewat) 3 bulan

Pada waktu itu
dia meminta untuk aku tidak menghilang (lagi), dia meminta aku masih terus ada meski dia telah dengan siapa. rasa-rasanya itu tidak baik, dan aku mengelak dengan mengatakan mungkin tidak untuk saat ini atau besok, tiga bulan lagi mungkin.

Gelap, diam dan waktu mundur

Malam gelap pukul sepuluh lewat, bukan suka dalam gelap hanya saja malam ini aliran listrik sedang padam, tapi apa yang kamu takutkan pada gelap? gelap itu mendekap hangat, jangan takut.

Pertemuan

Akhir Maret 2016

saat sore mulai menjelang, meski berawal disaat siang. cahaya matahari menerobos di selah-selah daun rindang menjulang.

unbelive(able)

Tepat di awal pembuka bulan April yang masih dini hari, benar-benar rasanya masih tidak percaya, kejadian nyata yang pernah di impikan atau sekedar diinginkan tapi sadar rasanya tidak mungkin terjadi, tapi nyatanya terjadi.
atau benar pernah memimpikan?

lebih intim

nanti saat tiba giliran ku, nggak apa apa kamu nggak datang
setelahnya saja kalian datang ke rumah, biar lebih intim, tapi jangan bersamaan.

jika pun

hai yang rindu membaca celotehanrenyah yang tidak renyah sebenernya,
sekali lagi maaf jika sudah membuat rindu, karena akhir akhir ini sedang tidak sempat menulis dan kadang gak tau mau menulis apa, kadang pula gak tau mau mengetik apa.

Baca Juga

Embun awan #1

Satu persatu barang bawaan yang terbungkus rapi di masukan kedalam tas ransel yang telah dibelinya setahun yang lalu dan jarang dipergunaka...

Paling banyak di baca