Memaknai kembali cinta dan alam
Embun awan #1
Gunung adalah
Diam sejenak
sambil melihat ilalang-ilalang yang juga saling diam
hanya sesekali bergoyang tertiup angin
Bangku Kosong
bercerita tentang apa saja yang kamu mau, atau yang nggak kamu mau, ceritakan saja.
aku gak maksa..
Sebuah Perjalan
Ketika menuju suatu tempat bersama seseorang atau lebih kemudian tertawa bersama, lalu kembali pulang dengan selamat sampai rumah,
.... itulah perjalanan
Sedang Rindu
Tak menemuinya...
Sudah lama aku tak merasakan dinginnya,
Yang bisa juga hangat terasa.
Menghabiskan malam dengan segelas kopi panas yang cepat menjadi dingin.
.
.
Sepertinya tak mengapa aku tak datang,
Karena sudah banyak dan sering yang datang padanya..
Sedang rindu sebenarnya..
.
.
.
Tapi biarlah,
Sudah banyak yang menemuinya,
Semoga mereka-mereka memperlakukannya lebih baik..
.
.
Dan yang sebenarnya akan lebih baik buatnya jika aku tak mememuinya,
Tapi aku rindu sebenarnya..
.
.
Rindu berpeluh,
Rindu bercerita dalam malamnya,
Rindu berpeluk dingin,
Rindu bertawa,
Rindu hening yang disajikannya,
.
.
Yang sepertinya sekarang tak pernah lagi hening.
#rindu #gunung
(bukan) Anak Gunung
Mendaki bukan Wisata (bukan mawar part.2)
Gunung tak lagi sunyi
membaca artikel sendiri
Pentingnya pemanasan
Tidak dipungkiri, olahraga memberikan segudang manfaat bagi kesehatan dan kebugaran tubuh.
Dengan berolahraga, organ tubuh, sendi, dan otot-otot yang kita miliki dapat terjaga dan bekerja optimal. Dengan satu syarat, olahraga dipilih sesuai dengan porsi dan peruntukannya.
Namun demikian, entah karena lupa atau sudah menganggap olahraga sekedar hobi, aktivitas yang seyogyanya memberikan nilai plus terhadap kesehatan ini terkadang malah mendatangkan bencana. Keseleo pada lengan, kram pada jari-jari kaki, serta nyeri pada bagian punggung acap menimpa orang yang tengah berolahraga. Tentu, kita tidak ingin hal tersebut menimpa kita saat berolahraga.
Lalu, apa silusinya? Kuncinya hanya satu, lakukan pemanasan (warming up) sebelum anda berolahraga. Semisal jika anda memilih bulutangkis sebagai olahraga penjaga stamina, jangan setianya di lapangan anda langsung memegang raket dan memukul shuttlecock sekeras-kerasnya. Hal ini dapat memicu terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya nyeri pada punggung, keseleo, atau terkilir pada persendian. Bahkan tak jarang atlet yang tidak melakukan pemanasan bagian kakinya mengalami kram.
Oleh sebab itu, sesampainya dilapangan, sebisa mungkin anda melakukan gerakan-gerakan ringan seperti lari di tempat atau lari-lari kecil mengitari lapangan. Kegiatan sederhana ini membuahkan hasil yang sangat berarti, yakni mampu mengalirkan darah darah yang kaya akan oksigen dan nutrisi keseluruh otot yang akan digunakan selama berolahraga.
Setelah lari-lari kecil ditepi lapangan, lanjutkan pemanasan dengan peregangan otot kaki, lengan, dan leher. Ayunkan raket dengan gerakan forehand, backhand, dan lop. Lakukan semua ini dengan relaks dan hati-hati, agar otot dapat menyesuaikan gerakan yang anda buat.
Lakukan pemanasan hingga tubuh berkeringat, setidaknya 15-20 menit sebelum anda memegang raket ditengah lapangan. Walaupun pemanasan bermanfaat bagi otot, bukan berarti anda harus berlama-lama pemanasan. Pemanasan berlebih akan membuat badan terlalu letih sebelum berolahraga. Pemanasan yang terlalu bersemangat dan keras juga dapat menimbulkan cedera pada persendian. [BYU]
Disadur dari harian Kompas /klasika/selasa, 18 juni 2013/hal 50
Peralatan dan perlengkapan mendaki gunung
| Peralatan dan perlengkapan mendaki gunung |
Persiapan Fisik Sebelum Pendakian Gunung
| Persiapan Fisik Sebelum Pendakian Gunung |
Tips Persiapan Mendaki Gunung
Baca Juga
Embun awan #1
Satu persatu barang bawaan yang terbungkus rapi di masukan kedalam tas ransel yang telah dibelinya setahun yang lalu dan jarang dipergunaka...
Paling banyak di baca
-
Sekarang gunung tidak lebih dari studio foto pemuas eksistensi media sosial Entah gambar di atas penyebutan nya apa, lettering kah? f...
-
ingin menulis mana dulu ini tadi? yang ini aja mumpung lagi inget dan sedang sangat mau ada sebuah tulisan yang di awali dengan kat...
-
“Dan Bandung bagiku bukan cuma masalah geografis, lebih jauh dari itu melibatkan perasaan, yang bersamaku ketika sunyi” Pidi Baiq Sep...
-
Dulu kita begitu mudah bersama Masalah dunia bukanlah kendala Yang jadi kendala hanya rupiah bukan penghalang kita berjumpa Kini kau dimana ...
-
Jadi teringat penuturan seorang kawan waktu itu, s aat kami sedang berada di salah satu kedai di bandara udara sedang menunggu jadwal pener...