Tampilkan postingan dengan label tentang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentang. Tampilkan semua postingan

jika pun

hai yang rindu membaca celotehanrenyah yang tidak renyah sebenernya,
sekali lagi maaf jika sudah membuat rindu, karena akhir akhir ini sedang tidak sempat menulis dan kadang gak tau mau menulis apa, kadang pula gak tau mau mengetik apa.

Bapak #2


ada manusia yang paling ingin aku peluk
tapi aku malu, tidak juga sebenarnya..
hanya angkuh sebagai lelaki dewasa
.
.

Masih Ingin Sebenarnya


masih ingin rasanya ikut terbahak, selepas mengarung sungai tadi
masih ingin sebenarnya turut bercanda, di bawah tebing sana
masih ingin tadinya ikut tertawa, didepan tenda yang ada kopi diantara kita
masih ingin rasanya ikut saling meledek, di depan mulut gua.
.
Tapi dik..

(bukan) Anak Gunung

.
.
.
.
.
.
.


seperti yg sudah-sudah meski belum disudahi, anak kegunung-gunungan makin hari makin ngehits seiring tayangan yang ke etventur etventuran. dan kembali jadi terend julukan anak gunung, anak pantai, anak panjat.

Tentang yang nulis


Di besar kan oleh keluarga biasa dengan orang tua yang luar biasa sejak 9 Agustus 1985, menjadikan kedua orangtua tuntunannya karena merasa gak terlalu kenal dekat dengan Nabi Muhammad SAW yang seharusnya jadi tuntunan. lahir dan besar di Malang yang kemudian merantau ke beberapa kota di Indonesia dan sekarang sedang menghirup udara bumi di kota Bandung yang sedang di pimpin oleh Ridwan Kamil sebagai Walikota. mempunyai tulisan tangan yang bukan jelek sebenarnya, hanya mungkin sulit dibaca karena bercita-cita menjadi dokter waktu itu. kenapa ingin jadi dokter? karena dokter adalah cita-cita paling populer waktu itu setelah polisi dan pilot.

Semua pendidikan dihabiskan di Malang yang juga sebagai tanah kelahirannya dan selalu naik kelas meski belum pernah juara kelas. mempunyai seorang kakak laki-laki dan adik perempuan yang sudah menikah tapi kakaknya belum.
Berkacamata sejak kelas satu SMP, bapak yang beliin di optik dan tentu saja ikut ke optiknya karena harus diperiksa dulu matanya.

Baca Juga

Embun awan #1

Satu persatu barang bawaan yang terbungkus rapi di masukan kedalam tas ransel yang telah dibelinya setahun yang lalu dan jarang dipergunaka...

Paling banyak di baca