Ramadhan

Sudah Ramadhan lagi

terlalu sensitif membicarakan ramadhan, karena akan menyinggung soal agama, terlebih aku sendiri jauh dari kata religus apa lagi..... ah sudah lah...

Yang Membuat Sedih

Setelah jatuhnya korban dari pihak manapun, pihak beda agama, pihak polisi maupun sebaliknya, yang kembali membuat sedih dari setelah kejadian teror boom adalah pertikaian dari antar manusia, ya antar manusia yang berbeda pendapat meski berkeyakinan sama, meski hanya sebatas pertikaian status yang berlanjut pada kolom komentar.

Memaknai kembali cinta dan alam

Mengartikan Pecinta Alam secara harfia berarti mengartikan dua kata dasar cinta dan alam, jika mengartikan dan menjabarkan kata cinta pasti akan luas dan banyak orang yang berbeda-beda mengartikan dan mengeplementasikannya. kata alam sendiri cenderung hanya sebagai objek juga mengalami degradasi arti, alam cenderung hanya di batasi pada area liar yang tidak ada penghuni manusia. 

5 Tahun

Akan masih terus sama seperti sebelum-sebelumnya, selama itu masih dalam naungan nama politik.

nb: baca dari bawah ke atas


Bercocok tanam, makan dan terus hidup

Negara agraris adalah negara yang sebagaian besar penduduknya bermata pencaharian pada sektor pertanian, dan Indonesia adalah negara agraris terbesar (dulu), tapi entah sekarang. bagaimana tidak, lahan-lahan pertanian kini berubah menjadi perkebunan beton. rumah-rumah berjejer, pabrik menjulang, gedung-gedung tinggi yang entah rakyat bagian mana yang mampu menikmati.

Sebagai manusia yang lahir dan besar di negara agraria ini, aku juga sempat bercita-cita menjadi petani (sampai sekarang juga masih berkeinginan). kenapa sangat ingin bertani? seperti kata orang samin di jawa tengah yang aku lihat di youtube, meraka hidup dari alam dan pertanian. nasi mereka menanak dari beras yang mereka tanam, sayur mayur mereka ambil dari sawah dan yang mereka tanam atau barter dengan tetangga, daging dan ikan mereka pelihara sendiri, sisanya baru mereka jual. begitu juga dengan air dan sumber api, semua mereka dapat dari alam, mereka ambil sesuai kebutuhan mereka.

Seperti itulah alasanku ingin menjadi petani, nasi tinggal menanak dari beras hasil sawah sendiri

Tiba Waktu

Ingin segera tiba waktu dimana kita bisa membicarakan bagaimana cara menanam dan merawat pohon, agar terus tumbuh yang tidak hanya meneduhkan kita, tidak hanya bermanfaat bagi kita berdua saja.


Pohon rindang yang terus tumbuh, yang juga meneduhkan orang-orang disekitar kita, Pohon ridang yang juga bermanfaat bagi orang-orang disekeliling kita.

Tidakkah kamu juga memikirkannya?

jika tidak

Rindu

"kenapa kau tak merindukan ku?" ucapnya sambil memainkan sendok didalam gelas.

"menjauhlah agar aku bisa merindukanmu" ujar ku setelah meminum hampir separoh kopi di gelas.

"jadi kamu ingin kita berjauhan?" tanyanya lagi sambil menyerungut.

"tidak, aku hanya ingin merasakan rindu" jawabku sambil menghabiskan kopi.







Sepenggal cuplikan tugas bahasa indonesia

Baca Juga

Embun awan #1

Satu persatu barang bawaan yang terbungkus rapi di masukan kedalam tas ransel yang telah dibelinya setahun yang lalu dan jarang dipergunaka...

Paling banyak di baca