nanti saat tiba giliran ku, nggak apa apa kamu nggak datang
setelahnya saja kalian datang ke rumah, biar lebih intim, tapi jangan bersamaan.
legalitas
.....
hanya sebagai legalitas kemauan
hanya sebagai legalitas meniduri
hanya sebagai legalitas mengekang
hanya sebagai legalitas mengakangi
lalu sebagai legalitas menampar
.
.
.
.
.
.
bersambung
hanya sebagai legalitas kemauan
hanya sebagai legalitas meniduri
hanya sebagai legalitas mengekang
hanya sebagai legalitas mengakangi
lalu sebagai legalitas menampar
.
.
.
.
.
.
bersambung
Langganan:
Postingan (Atom)
Baca Juga
Embun awan #1
Satu persatu barang bawaan yang terbungkus rapi di masukan kedalam tas ransel yang telah dibelinya setahun yang lalu dan jarang dipergunaka...
Paling banyak di baca
-
1 Setelah bercerita panjang, bapak mengambil rokok kretek yang tergeletak di meja. dengan memegang rokok dan korek ditangannya, tanpa menya...
-
Aku punya waktu dan bangku kosong untuk mendengarkan gerakan bibir mu bercerita. bercerita tentang apa saja yang kamu mau, atau yang ngga...
-
Sekarang gunung tidak lebih dari studio foto pemuas eksistensi media sosial Entah gambar di atas penyebutan nya apa, lettering kah? f...
-
Tepat di awal pembuka bulan April yang masih dini hari, benar-benar rasanya masih tidak percaya, kejadian nyata yang pernah di impikan atau...
-
Panggil namaku, nanti aku noleh Kalau nggak, mungkin kurang kenceng, Panggil lagi lebih kenceng, Kalau masih gak noleh, mungkin terlalu...